Sabtu, 26 Juli 2014

RASULULLAH SAW ADALAH GURU KEMESRAAN MEMBUAT HATI KITA TERENYUH

Rasulullah SAW adalah makhluk yang paling mulia dijagat semesta,

Suri tauladan bagi seluruh umat manusia, suri tauladan dalam segala hal, termasuk juga suri tauladan kemesraan di dalam rumah tangga. Bila ingin memiliki rumah tangga yang harmonis, tiada lain dan tiada bukan, rasulullah adalah yang harus menjadi panutan kita.

berita pemaparan Buya Yahya mengenai Rasulullah sebagai guru kemesraan. Kemesraan Rasulullah ini akan membuat hati kita semua terenyuh.

Semoga kita senantiasa mentauladani rasulullah SAW.

Lihat Videonya di : 

http://www.muslimedianews.com/2014/06/subhanallah-rasulullah-adalah-guru.html

DO'A YANG DIAJARKAN RASULULLAH SAW



Majelis Rasulullah SAW, Sabtu 31-8-2013
Habibana Munzir bin Fuad Al-Musawa berkata:

Mengadu ke makhluk boleh-boleh saja tidak ada larangannya, tetapi yang kita mintai pertolongan adalah orang-orang yang beriman boleh-boleh saja, bukan syirik.!!!

Hadirin hadirat yang dimulikan Allah, Bahwa Allah SWT berfirman :
Sungguh pelindung kalian itu Allah dan Rasul-Nya dan orang-orang yang beriman, orang-orang Shaleh yang banyak melakukan shalat malam, orang yang banyak melakukan shalat Sunnah itu pelindung-pelindung kalian dan minta perlindungan kepada mereka.

Selasa, 10 Juni 2014

KEUTAMAAN DZIKIR DAN SHALAWAT



Firman Allah Swt: “Karena itu ingatlah kamu kepada-Ku, niscaya Aku ingat(pula) kepadamu(dengan memberikan rahmat dan pengampunan). Dan bersyukurlah kepada-Ku, serta jangan ingkar(pada nikmat-Ku. (QS. Al-Baqarah:152)

Firman Allah Swt: “Hai orang-orang yang beriman berdzikirlah yang banyak kepada Allah(dengan menyebut nama-Nya).(QS. Al-Ahzaab: 42)

Firman Allah Swt: “Laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, maka Allah menyediakan untuk mereka pengampunan dan pahala yang agung.(QS. Al-Ahzaab: 35)

Firman Allah Swt: “Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut (pada siksa-Nya), tidak mengeraskan suara, dipagi dan sore hari. Dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai”.(QS. Al-A’raf: 205)

Rasulullah Sallallohu ‘alaihi wasallam bersabda: “Perumpamaan orang yang menyebut (nama) Tuhannya dengan orang yang tidak menyebut (nama)-Nya, laksana orang hidup dengan orang yang mati”. (H.R. Bukhari)